Sabtu, 05 Maret 2016

Sajak Kehidupan : 'Terpenjara Sepi'

ku hela nafasku pagi ini
apa yang harus ku lakukan?
haruskah aku tetap diam di sini?
di ruang kecil dan sempit ini
lantas, kemana aku harus pergi?
diluar terlalu banyak jebakan
aku takut terluka
logika pun berbicara
burung-burung lain bersiul padaku
aku hanya diam
kenapa dia bersiul? aku pikir dia bisu
lihatlah aku, aku kurus dan kering
aku pucat dan tak berdaya
apalah dayaku saat ini?
aku ingin terbang dari sangkar ini
aku lelah terpenjara sepi
tapi sayap-sayapku telah patah
panah-panah itu mematahkannya
harapanku musnah
aku hanya bisa bernyanyi
menyapu seluruh sepi yg membelenggu
aku bertanya pada diriku sendiri
pantaskah aku diperlakukan seperti ini?
terpenjara dalam ruang kenistaan
apa salahku?
haruskah aku hempas semua jebakan
lalu aku hancurkan sangkar ini
berhentilah bersiul
aku muak!
aku benci!
aku juga mau bahagia
biarkan aku terbang bebas
mengarungi samudra
melihat indahnya dunia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar