Jika ucapan tidak di dengar
Sudah pantas mulut tak lagi bersua
Jika sindiran tidak juga berarti
Sudah pantas mulut-pun membisu
Dan jika siapapun masih tidak bangkit jua
Biarkanlah mati perlahan demi perlahan
Untuk apa di ingatkan lagi?
Bukankah mereka acuhkan itu?
Seharusnya dunia ini...
Lebih bermakna
Seharusnya dunia ini...
Kau jadikan indah
Bukan hanya berbisik tapi juga berteriak
Kerap kali seperti itu
Sungguh petaka bagi sang durjana
Hingga sampailah saat tinggallah nama
Di hiasi buket bunga, aroma kasturi dan pandan
Menghantarkan pada tempat terakhir
Di barengi tangis dan air mata
Sudah pantas mulut tak lagi bersua
Jika sindiran tidak juga berarti
Sudah pantas mulut-pun membisu
Dan jika siapapun masih tidak bangkit jua
Biarkanlah mati perlahan demi perlahan
Untuk apa di ingatkan lagi?
Bukankah mereka acuhkan itu?
Seharusnya dunia ini...
Lebih bermakna
Seharusnya dunia ini...
Kau jadikan indah
Bukan hanya berbisik tapi juga berteriak
Kerap kali seperti itu
Sungguh petaka bagi sang durjana
Hingga sampailah saat tinggallah nama
Di hiasi buket bunga, aroma kasturi dan pandan
Menghantarkan pada tempat terakhir
Di barengi tangis dan air mata
Tidak ada komentar:
Posting Komentar