Sabtu, 11 April 2015

Sajak Rindu

Dalam malam temaram ku terdiam, memendam rindu yg bersatu padu tanpa ragu di Qolbu
Dalam sujud, menguap rasa sekuat asa yg bercerita tentang kisah yg belum pernah ku temui sebelumnya
Terbesit akan sosokmu, sosok yang kan menuntunku tuk menggapai RidhoNya hingga membawaku menuju JannahNya
Tak mungkin ku menjerit memanggil nama mu di keheningan malam, karena nama mu saja belum ku tahu
Tak mungkin ku memecah waktu tuk menyapamu, krna ku jg belum tau dimanakah dirimu berada
Satu hal yang ku tau, bahwa Allah telah menyiapkan engkau sebagai pelengkap separuh agama ku kelak
Kaulah yang bertanggung jawab atas diriku di hadapan Allah kelak dan mjd penanggung sgala urusan dunia dan akhirat ku
Hanya dzikir yang ku lantunkan sebagai syair rindu, dan doa yg ku panjatkan sbgai pelebur rasa
Ingin ku selami lautan rindu bersama dengan Rahmat Nya, melebur dalam ke RidhoanNya
Namun ku redam segala rasa, ku bungkam segala Rindu agar tak bergemuruh
Ku takut gemuruhnya rindu ini melenakan ku akan semua perintah Rabb ku
Kewajiban ku terhadap Rabb ku adalah menjaga hati ini agar Rindu pdmu tak melebihi kerinduanku pada Rabb ku
Dalam kerinduan, terkadang ku bertanya "apa kabarkah dirimu ??, dimanakah saat ini kau berada ?"
Terkadang ku berfikir "Apakah kita akan bertemu di subuh nanti ? mengajakku bertafakur dan bersujud kepada Nya ?"
Apakah kita saling menyulam doa, merenda harap di atas kesucian Kasih Nya ??
namun ku sadar, belum lah waktunya untuk kita bertemu tuk menyatukan ucap rindu
Maka ku titipkan Rindu ini pd Sang Pemilik Rindu sejati, biar rasa ini menguap bersama doa tulus ke dlm dekapanNya
Hingga akhirnya di pertemukan di suatu angka yg tak pernah terbaca oleh jarum jam, tp mampu di baca oleh deru rindu ini
Angka yang akan meleburkan rindu ini di hadapan Allah SWT beserta para makhluk lain di atas ikatan suci
Nantilah aku dg berbagai kebaikan yg nantinya akan membawa Rahmat utk kita bersama
Dengan cintaNya yg cahya mentari menerpa hangat tubuh kita, muarakanlah rindu ini pada sang Pemegang Rindu yg hakiki.

@ManJaddaWaJadaa on Twitter

Tidak ada komentar:

Posting Komentar